Selasa, 11 April 2017

Yuk Jadi Bunda Tanggap Alergi


Hai Bundaaa.... 

Pernah gak menjumpai anak bunda kalau pagi hari suka bersin-bersin atau pilek? Pernah gak menjumpai kulitnya gatal-gatal dan ada ruam-ruam merah setelah makan sesuatu? Hhhhm hati-hati yaaah bundaaa.. jangan-jangan anak bunda mengalami alergi tuh.


Alergi adalah suatu reaksi yang berlebihan dari sistem kekebalan tubuh melawan zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap zat-zat yang berbahaya bagi tubuh seperti virus dan kuman. Namun pada reaksi alergi, sistem kekebalan tubuh juga melawan zat-zat yang tidak berbahaya namun dianggap berbahaya, disebut juga alergen. Nah reaksi yang berlebihan ini bisa mengakibatkan bersin-bersin, pilek, ruam kulit, mata berair, gatal, mual dan diare, dan setiap orang reaksinya bisa berbeda-beda.


Pada hari Minggu tanggal 9 April 2017 kemarin, aku dan ketiga anakku mengikuti acara jalan sehat bersama yang diadakan Nutricia Sarihusada yang mengkampanyekan Bunda Tanggap Alergi dengan 3K (Kenali, Konsultasikan, Kendalikan) di Sarinah Thamrin Jakarta. Acaranya yang bertepatan dengan pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor tersebut sangat seru, menyenangkan dan meriah, serta dapat menambah wawasan bagi para peserta yang hadir.

Acara dimulai dengan olahraga bersama, lalu peserta mengikuti Fun Walk 2017 langkah, yang dimulai dari Sarinah hingga Bundaran Hotel Indonesia dan kembali ke Sarinah.
Fun Walk 2017 Langkah ini bertajuk "Tetap Ceria karena Bunda Tanggap Alergi"
Tetap ceria yuuk..
Peserta banyak sekali dan semangat semuanya mengkuti Fun Walk 2017 Langkah

General Manager Nutricia Husada, Gustavo Hildenbrand mengungkapkan, " 2017 langkah ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen kami mengedukasi para orang tua untuk tanggap alergi pada anak. Langkah-langkah ini menggambarkan satu langkah para bunda dan orang tua yang hadir sanagat berarti untuk menyebarkan informasi tentang tanggap alergi pada para bunda yang lain."


Booth konsultasi dokter & nutrisi si Kecil

Di acara ini tersedia panggung acara, booth-booth edukasi, games, booth foto dengan pesan-pesan yang mengkampanyekan Tanggap Alergi. Bila bunda ingin mengkonsultasikan tentang kondisi kesehatan buah hatinya, maka bisa berkonsultasi dengan dokter di salah satu booth tersebut. Bila ingin bekonsultasi tentang nutrisi bagi si kecil juga bisa berkonsultasi dengan pakarnya di salah satu booth yang tersedia.  Anak-anak bisa juga melukis wajahnya di booth yang disediakan. Ada juga lomba mewarnai. Acara juga sangat seru karena ada pembagian door prize dan hadiah lomba live twit. 
Prof Budi & mbak Anna memberikan edukasi agar para bunda tanggap alergi dengan 3K

Edukasi kepada para bunda yang hadir disampaikan oleh seorang Konsultan Alergi dan Imunologi Anak, Prof, Dr. Budi Setiabudiawan, dr., Sp (A), M.Kes,  dan seorang Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi. 
Menurut Prof Budi, cara paling tepat untuk menanggulangi alergi adalh dengan mengontrol dan mencegah reaksi alergi. Orang tua harus tanggap terhadap alergi dengan melakukan 3 K, yaitu: 

  • Kenali resiko dan gejalanya, 
  • Konsultasikan ke dokter agar si kecil mendapat penanganan yang tepat
  • Kendalikan penyebab alergi dengan nutrisi yang tepat agar si Kecil bisa tetap tumbuh dengan optimal. 
Faktor resiko seserang terkena alergi bisa dilihat dari faktor keturunan, dengan melihat riwayat alergi yang mungkin dialami oleh ayahnya, ibunya dan saudara kandungnya. Bila ayah ibunya ada riwayat alergi maka kemungkinan 80% anaknya akan mengalami alergi juga. Gejala alergi yang timbul juga harus diperhatikan, apakah gejalanya mengenai kulit atau pencernaan. Selanjutnya konsultasikan ke dokter untuk mengetahui jenis alerginya dan mendapatkan penanganan yang tepat. Bila gejala mengenai kulit maka akan diberi salep atau krim. Bila gejalanya batuk, pilek maka akan diberi obat batuk, pilek.  Bila mengenai pencernaan maka akan diberi obat yang sesuai sakitnya. Bila sudah diketahui seseorang alergi terhadap suatu zat makanan misalnya udang, maka sesorang harus menghindari makan udang. Adalah tidak benar dengan pendapat agar alerginya hilang maka harus diberi sedikit-sedikit makanan yang menyebabkan alergi padanya itu. Jadi misalnya bila seseorang alergi susu sapi, maka ia  bisa meminum susu yang khusus untuk penderita alergi (Hipoalergen).  Berikanlah nutrisi yang sesuai bagi penderita alergi.

Ketiga anakku berfoto bersama mbak Anna. Wah jadi tersemangat deh berkonsultasi dengn beliau

Ternyata alergi berpengaruh tidak hanya secara fisik saja, namun juga berpengaruh pada sisi psikologis bunda dan si Kecil. Menurut psikolog, Mbak Anna, untuk memaksimalkan perkembangan mental si Kecil yang memiliki alergi, maka bunda juga bisa menerapkan 3K, yaitu:
  • Kenali sifat anak, kemampuan diri sendiri, dan lingkungan sekitar anak. 
  • Konsultasikan pada dokter bersama anggota keluarga yang bisa memberikan dukungan moral.
  • Kendalikan dengan mengajarkan anak tentang makanan yang boleh ia makan dengan cara menyenangkan, membuatkan bekal yang menarik, dan jangan ragu informasikan kondisi anak pada guru atau orang tua teman.
Terkadang si Kecil bisa stress juga saat mengalami sakit akibat alergi lho.. akhirnya anak menjadi minder, kurang percaya diri dalam pergaulannya sehari-hari. Saat di sekolah ia tidak bisa makan seperti yang dimakan teman-temannya, akhirnya ia menarik diri dari pergaulan.
Sebagai seorang ibu pun terkadang menjadi frustasi dan stress memiliki anak yang menderita alergi sehingga terkadang menjadi tidak aktif produktif, menjadi letih dan lemah karena selalu merawat si kecil yang sakit. Hidup jadi tidak ceria. 
Menurut mbak Anna,  si Kecil bisa tetap ceria karena bundanya tanggap alergi dengan 3 K. Bunda harus selalu memotivasi, memberikan semangat kepada buah hatinya walaupun mempunyai alergi namun bisa tetap berprestasi berkarya dengan kelebihan yang dimilikinya dan si Kecil juga dapat bersosialisasi dengan lingkungannya sesuai usianya.  Bila anaknya semangat dan ceria, so pasti bundanya juga semangat dan ceria juga.
Demo masak oleh Chef Govnni, yummy

Pada acara ini juga diadakan demo masak oleh Chef Giovanni, mengajarkan para bunda agar kreatif menyediakan variasi makanan untuk buah hati. Walaupun si Kecil alergi, namun tak menghalanginya makan makanan yang enak sesuai nutrisi yang bisa dimakannya.

Nah, bunda teman-temankuuu.. juga tetap semangat dan ceria yaa.. ayo jadi bunda yang tanggap alergi. Oh ya, kampanye Bunda Tanggap Alergi dengan 3K ini udah 2 kali terselenggara.
Tahun lalu kampanye ini sudah mengedukasi lebih dari 53 juta bunda di Indonesia. Nah kampanye tahun ini juga bertepatan dengan World Allergy Week yang jatuh pada tanggal 2-8 April 2017, Nutricia Sarihusada berkomitmen secara berkelanjutan untuk memberikan edukasi seluas-luasnya kepada orangtua, khususnya para bunda di Indonesia untuk menangani alergi yang dialami si Kecil agar tetap ceria dan tumbuh secara optimal baik secara fisik maupun mental. Edukasi tentang alergi ini juga bisa didapat melalui website www.alergianak.com
Acara Fun Walk 2017 Langkah oleh Nutricia Sarihusada seruu & sukses.